Pernahkah kita sekali dalam hidup kita menanyakan kepada diri kita, siapa toh kita, manusia ini sebenarnya? pernahkah? pernah saya menanyakan dan merenungkan hal ini kedalam diri saya sendiri.aku itu sebenarnya apa? aku dilahirkan kedunia ini untuk apa? apakah ini memang sudah ditakdirkan atau digariskan dari awalnya oleh Tuhan sang pencipta. atau hanya di dunia ini atau dibumi ini aja aku atau manusia itu ada? dan masih banyak lagi hal-lainnya yang menjadi pertanyaan di dalam diri saya.sampai akhirnya, aku memahami akan satu hal. aku sebagai manusia di beri akal budi oleh Tuhan sang Pencipta di gunakan untuk memelihara dan berkarya untuk memuliakanNya. aku bisa merenung dan memikirkan hal yang macam-macam, karena aku di beri akal budi oleh Tuhan.aku bisa benci, marah, emosi, dendam, kecewa dll, karena aku diberikan akal budi oleh Tuhan sang Pencipta.karena aku diberi akal budi, maka aku bisa berkembang hingga sampai sekarang ini. orang mengatakan, manusia mengalami evolusi. dan aku percaya akan hal itu.
Sampai sekarang, aku masih terus belum memahami misteri manusia yang sebenarnya, apalagi mau memahami misteri alam, waduh bisa pecah kepala saya kalau begitu.tapi kadang manusia merasa dirinya mampu mengerti dan memahami alam. padahal manusia untuk memahami diri sendiri aja sulit apalagi mau memahami alam, apa ndak kebacut itu (hihihihihihihihi).itulah manusia. baru memiliki kepandaian sedikit saja , sudah merasa mengetahui segalanya.tapi karena rasa ingin tahunya, manusia akhirnya bisa berkembang sampai sekarang ini. bisa membikin gedung, membuat pesawat, membuat kapal dll. karena rasa ingin tahunya. hebat toh manusia sebenarnya. tapi kok yah masih ada manusia yang menyimpang dari kodratnya. dan sekarang malah semakin menjadi. sudah salah, tidak mau salah, bilangnya itu adalah hak asasi. parah toh ilmu membela dirinya. tapi itulah salah satu misteri manusia. dan masih banyak misteri manusia lainnya yang membuat kita pusing tujuh keliling. maka, biarlah manusia tetap demikian adanya. semoga manusia menyadari, bahwa Tuhan memberikan akal budi, untuk memelihara dan mengolah alam supaya menjadi lebih baik lagi. bukan malah untuk menguasai dan menghancurkannya.
Salam Damai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar